URBANCITY.CO.ID – Badan Pusat Statistik DKI Jakarta telah mencatat tingkat inflasi di Jakarta pada bulan Desember 2025 sebesar 0,33 persen secara bulanan. Angka ini menunjukkan adanya peningkatan harga pada berbagai komoditas yang sering dikonsumsi oleh masyarakat.
Kepala BPS DKI Jakarta, Nurul Hasanudin, menjelaskan bahwa inflasi tersebut dipengaruhi oleh beberapa kelompok pengeluaran. Komoditas pangan menjadi penyumbang utama dalam pembentukan inflasi menjelang akhir tahun.
Daging ayam ras, misalnya, memberikan kontribusi sebesar 0,08 persen terhadap inflasi Desember. Selain itu, cabai rawit juga berkontribusi sebesar 0,07 persen, seiring dengan meningkatnya permintaan dan keterbatasan distribusi.
Tidak hanya bahan pangan, harga bensin juga turut memengaruhi dengan kontribusi sekitar 0,05 persen. Perubahan harga energi ini langsung berdampak pada biaya transportasi dan distribusi barang di Jakarta.
Baca Juga : DADA Tbk Konsisten Perkuat Reputasi dan Kualitas, Pasca Raih Penghargaan IMHA
Secara keseluruhan, BPS menilai bahwa inflasi Desember 2025 masih dalam kondisi terkendali. Pemerintah daerah diharapkan untuk terus memantau pergerakan harga guna menjaga stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat di awal tahun berikutnya.




