URBANCITY.CO.ID – Di tengah perairan Kabupaten Gresik, Minggu, 1 Febrtari 2026 pagi, kapal Offshore Supply Ship CB Cast Marine 3 milik Pertamina PHE WMO bergerak cepat menyelamatkan enam anak buah kapal (ABK) Kapal Layar Motor Sejarah Tirta Abadi.
Kapal itu nyaris tenggelam setelah lambungnya bocor di sekitar Poleng Marine Terminal NW Platform PHE 23. Insiden bermula ketika lambung KLM Sejarah Tirta Abadi mengalami kebocoran.
Dalam kondisi darurat, awak kapal mengirim panggilan darurat via VHF Channel 16 sekitar pukul 09.15 WIB kepada Radio Operator di FSO Abherka, fasilitas operasional migas PHE WMO.
Mereka dilaporkan berada dekat Platform PHE-23. “Dilaporkan bahwa kapal tenggelam sebagian dan awak meminta bantuan evakuasi,” ungkap Nofrie Nianta Charitapermana, Manager WMO Field.
Baca Juga: PHE Catat Produksi Migas Stabil, Cadangan Bertambah di 2025
Respons cepat menyusul. FSO Abherka berkoordinasi dengan FSO Superintendent, kapal CB Cast Marine 3, tim keamanan, dan personel TNI.
“Situasi ini membutuhkan penanganan cepat agar keselamatan awak kapal tetap terjamin, sekaligus kami memastikan tidak ada potensi gangguan terhadap fasilitas strategis di sekitar lokasi,” kata Charita.
Sebagai On Scene Commander (OSC), Tim Emergency Response Team (ERT) di Gresik mengarahkan operasi. Sekitar pukul 09.30 WIB, CB Cast Marine 3 meluncur ke lokasi dengan personel keamanan dan TNI.
Evakuasi enam ABK selesai pukul 10.00 WIB, tanpa hambatan. Mereka dipindah ke CB Cast Marine 3 dalam kondisi selamat.




