URBANCITY.CO.ID – Subholding PTPN IV PalmCo, bagian dari Holding Perkebunan Nusantara III (Persero), mencatat tambahan pendapatan signifikan sepanjang 2025. Melalui penjualan sekitar 760 ribu ton crude palm oil (CPO) dan palm kernel oil (PKO), perusahaan ini meraih premium price senilai USD 10,5 juta atau setara Rp174 miliar.
Angka itu bukan sekadar angka, melainkan bukti bagaimana komitmen terhadap keberlanjutan membuka pintu pasar premium di tengah persaingan global yang semakin ketat.
Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko Santosa, menyampaikan bahwa tambahan pendapatan tersebut berasal dari produk sawit bersertifikasi Roundtable of Sustainable Palm Oil (RSPO) dengan skema Identity Preserved (IP) dan Mass Balance (MB).
Menurutnya, sertifikasi ini menempatkan PalmCo pada segmen pasar dengan standar tinggi berkelanjutan, sekaligus menjamin ketelusuran produk dari hulu hingga hilir serta memberikan nilai tambah secara komersial.
Baca Juga: PTPN IV PalmCo Gelar Apel K3 Nasional Riau 2026, Tekankan Kolaborasi Zero Accident
Data resmi menunjukkan, sepanjang 2025, PTPN IV PalmCo telah memproduksi dan menjual sebanyak 201 ribu ton CPO bersertifikasi RSPO IP dari tiga entitasnya di Sumatera Utara dan Riau.
Ketiga entitas tersebut masing-masing adalah PTPN IV Regional I dan II yang berlokasi di Sumatera Utara dengan masing-masing telah menjual sebanyak 57,5 ribu ton dan 60,4 ribu ton CPO RSPO IP.
Selanjutnya, PTPN IV Regional III dengan wilayah operasionalnya di Bumi Lancang Kuning, Provinsi Riau dengan jumlah penjualan CPO bersertifikasi RSPO IP mencapai 82 ribu ton.




