URBANCITY.CO.ID – Pemerintah pusat melalui Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) semakin intensif membangun jaringan dengan daerah untuk mengangkat sektor ekonomi kreatif (ekraf) sebagai pilar utama pertumbuhan ekonomi.
Langkah ini diambil menyusul potensi besar ekraf daerah yang bisa mendorong Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) hingga skala internasional, sekaligus menjawab tantangan pengembangan industri kreatif yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.
Dalam pertemuan dengan Pemerintah Kota Banjarbaru di Autograph Tower, Jakarta, Kamis (5/2/2026), Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menekankan pentingnya penguatan ekosistem kreatif dari berbagai daerah.
Ia melihat geliat ekraf lokal sebagai tulang punggung pertumbuhan ekonomi, mulai dari level daerah hingga global.
Baca Juga: Menteri Ekraf Dorong Kolaborasi IP Lokal di Jakarta Toys Fair 2026
“Kementerian Ekraf ke depannya lebih banyak memfokuskan untuk kegiatan-kegiatan yang mendukung Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) ekraf sehingga bisa menghasilkan nilai tambah yang signifikan dan terus meningkat,” kata Menteri Ekraf Teuku Riefky dalam pertemuan tersebut, dikutip Ubancity, Sabtu, 7 Februari 2026.
Pertemuan ini bertepatan dengan pelantikan Komite Ekonomi Kreatif Banjarbaru di awal 2026, yang dirancang sebagai langkah strategis untuk membangun ekosistem ekraf yang lebih kolaboratif. Komite ini diharapkan menjadi motor penggerak inovasi berbasis komunitas di sektor kreatif unggulan daerah.




