URBANITY.CO.ID – Riuh rendah GOR Ken Arok, Malang, sepanjang Kamis hingga Minggu lalu menjadi saksi pergeseran peta kekuatan Proliga 2026. Laju Megatron dan kudeta di Ken Arok.
Seri kelima ini bukan sekadar rutinitas jadwal pertandingan, melainkan panggung bagi Jakarta Pertamina Enduro (JPE) untuk melakukan kudeta manis di puncak klasemen sementara.
Tampil trengginas, tim asuhan JPE sukses menyapu bersih kemenangan di bumi Arema. Hasil ini cukup untuk mendepak Gresik Petrokimia dari singgasana tertinggi.
Tak hanya JPE, kejutan datang dari Jakarta Livin Mandiri (JLM) yang juga tampil nir-cela. Tambahan poin penuh membawa JLM merangsek ke posisi keempat, menggusur Jakarta Popsivo Polwan ke peringkat kelima.
Baca Juga: Sengatan Listrik di Ken Arok, Peluang ke Final Four Proliga 2026 Aman
Ancaman dari Balik Spike Megawati
Di tengah dominasi legiun asing dalam daftar pencetak poin, nama Megawati Hangestri mulai menebar teror. Sang “Megatron” kini menguntit di peringkat keempat top skor dengan koleksi 153 poin.
Meski takhta tertinggi masih didekap pemain Jakarta Electric PLN, Neriman Ozsoy (194 poin), konsistensi Megawati diprediksi bakal mengacak-acak komposisi tiga besar yang saat ini dihuni Ana Bjelica (178 poin) dan Annie Mitchem (177 poin).
Upaya Megawati menembus dominasi pemain asing menjadi oase bagi pevoli lokal. Sebagai perbandingan, kapten Gresik Petrokimia, Mediol Yoku, masih tertahan di peringkat ke-14 dengan torehan 86 poin.
Jika performa di Malang mampu dipertahankan, bukan mustahil Megawati bakal segera mengudeta posisi para pemain impor tersebut di seri berikutnya.




