URBANCITY.CO.ID – Di kedalaman hampir dua kilometer di bawah tanah Prabumulih Barat, denyut energi itu kembali menguat. Inovasi Prabumulih Field menyuntik produksi Migas, Hasil Sumur PBM-025 Tembus 205 BOPD
Setelah tiga pekan digarap intensif sejak pertengahan Januari lalu, sumur PBM-025 milik Pertamina EP (PEP) Prabumulih Field menunjukkan tanda-tanda vital yang mengejutkan. Alih-alih sekadar bertahan, sumur ini justru menyalak dengan produksi yang melampaui ekspektasi.
Melalui program well service—sebuah prosedur perawatan medis bagi sumur migas—tim teknis di bawah naungan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4 berhasil mendongkrak aliran minyak hingga 205 barel per hari (BOPD).
Angka ini jauh melampaui target awal yang hanya dipatok di kisaran 70 BOPD. Selain minyak, sumur ini memuntahkan gas sebesar 0,57 juta kaki kubik standar per hari (MMSCFD).
Baca Juga: PHE Catat Produksi Migas Solid 2025, Jaga Ketahanan Energi Nasional
“Sumur PBM-025 kembali aktif dan produktif. Pencapaian ini adalah buah dari kerja keras seluruh tim dalam berinovasi mewujudkan ketahanan energi nasional,” ujar Senior Manager PEP Prabumulih Field, Muhammad Luthfi Ferdiansyah, dalam keterangannya.
Keberhasilan ini bukan sekadar keberuntungan. Menggunakan Rig GJE-06 berkapasitas 350 tenaga kuda, tim melakukan serangkaian operasi presisi: penyemenan tekan (squeeze cementing) hingga pelubangan lapisan cadangan (perforasi) pada kedalaman 1.811 meter. Langkah ini diambil untuk melawan penurunan produksi alami yang lazim menghantui sumur-sumur tua.




