URBANCITY.CO.ID – Pesta pora. Kawasan Nusa Dua, Mandalika, dan Golo Mori bersolek menyambut Imlek dan Valentine. Menjual pengalaman gaya hidup.
Kawasan pesisir yang dikelola InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) tak ingin sekadar menjadi saksi bisu pergantian kalender.
Sepanjang Februari 2026, aroma dupa Imlek dan manisnya cokelat Valentine berkelindan di udara, menyulap The Nusa Dua, The Mandalika, hingga The Golo Mori menjadi panggung gaya hidup kelas wahid.
Bagi ITDC, momentum ini bukan sekadar urusan okupansi kamar. Direktur Komersial dan Marketing ITDC, Febrina Mediana, menyebut rangkaian promo ini adalah bagian dari strategi memoles nilai destinasi.
Baca Juga: ITDC-Angkasa Pura Support Perkuat Mandalika, Buka Lapangan Kerja Lokal
“Rangkaian program ini menunjukkan bahwa destinasi ITDC tidak hanya indah secara fisik, tetapi juga hidup melalui aktivasi dan lifestyle experiences yang relevan dengan tren wisatawan saat ini,” ujarnya.
Di Bali, The Nusa Dua berubah menjadi episentrum akulturasi. Hotel-hotel mentereng seperti The St. Regis hingga Renaissance Bali menghadirkan ritual Yee Sang untuk menyambut Tahun Kuda Api.
Tak ketinggalan, atraksi barongsai dan lion dance akan memeriahkan lobi Sofitel hingga Merusaka Nusa Dua. Puncaknya, pada Jumat, 13 Februari 2026, Taksu Art Stage di Peninsula Island akan mementaskan kolaborasi unik: Kecak dan Barongsai di bawah semburat senja.
Bergeser ke Lombok, The Mandalika menawarkan ketenangan tropis yang lebih intim. Pullman Lombok Merujani Mandalika Beach Resort menyiapkan santap malam Rose & Chocolate yang menghadap langsung ke garis pantai.




