URBANCITY.CO.ID – Di Aula Terapung Universitas Indonesia, Depok, sebuah ikhtiar untuk memperkuat otot industri halal nasional baru saja diresmikan. PT Bank BCA Syariah (BCA Syariah) ambil bagian dalam peluncuran Universitas Indonesia Halal Training Center (UI HTC), sebuah pusat pelatihan yang diproyeksikan menjadi jembatan antara dunia akademik dan kebutuhan industri jaminan produk halal.
Hadirnya UI HTC bukan sekadar seremoni. Lembaga ini memikul misi menciptakan sumber daya manusia yang mampu bersaing di kancah global sekaligus memastikan ekosistem halal di Tanah Air memiliki fondasi yang kokoh.
Peresmian ini pun disaksikan oleh tokoh-tokoh penting, termasuk Wakil Presiden RI periode 2019-2024, Ma’ruf Amin, serta pejabat teras dari Universitas Indonesia dan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).
Dalam kesempatan tersebut, BCA Syariah memboyong dua UMKM binaan dari program WEpreneur, yakni Kelas Baik dan BlaztFood.
Baca Juga : BCA Syariah Catat Pertumbuhan Solid 2025, Aset Naik 15,4% YoY
Kedua pelaku usaha ini diterjunkan langsung dalam pelatihan untuk mempersiapkan diri sebagai penyelia halal sosok kunci yang bertanggung jawab menjamin setiap jengkal proses produksi di perusahaan memenuhi standar syariat.
Mencetak Penjaga Gawang Halal
Peran penyelia halal memang vital. Mereka adalah “penjaga gawang” yang memastikan pengawasan bahan hingga dokumentasi sertifikasi berjalan sesuai regulasi. Tanpa penyelia yang kompeten, label halal pada sebuah produk bisa kehilangan taji legitimasinya.
Corporate Secretary BCA Syariah, Muhammad Fikri Hudaya, menekankan bahwa peningkatan kapasitas ini adalah bagian dari strategi keberlanjutan UMKM. “Kami melihat bahwa kesiapan penyelia halal di tingkat usaha akan membantu UMKM menjalankan standar halal secara konsisten. Dengan sistem yang baik, pelaku usaha lebih siap menghadapi kebutuhan pasar dan regulasi yang berlaku sebelum melakukan sertifikasi halal,” ujarnya.
Pelatihan ini mencakup kurikulum yang padat, mulai dari pemahaman regulasi jaminan produk halal, penyusunan dokumen Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH), hingga audit internal dan teknis pendaftaran melalui sistem SIHALAL.
BCA Syariah sendiri tercatat konsisten memoles taji para pengusaha kecil lewat Program WEpreneur. Hingga 2025, program ini telah merangkul 80 pengusaha perempuan yang tak hanya didampingi lewat mentoring, tetapi juga didorong menciptakan dampak bergulir. Tercatat, para alumni WEpreneur telah melakukan micro-mentoring kepada lebih dari 3.148 pelaku UMKM lainnya, sebuah upaya kolektif untuk memastikan standar halal tak berhenti di tingkat elit, melainkan merembes hingga ke dapur-dapur usaha rakyat.




