URBANCIY.CO.ID – Di tangan Jerhemy Owen, sampah saset bukan lagi sekadar penghuni abadi tempat pembuangan akhir. Pembuat konten lingkungan ini baru saja memamerkan “pabrik mini” miliknya yang tampil necis bukan karena marmer atau kayu mahal, melainkan berkat lapisan papan hasil daur ulang plastik.
Sebuah eksperimen yang membuktikan bahwa limbah kemasan bisa naik kelas menjadi material konstruksi yang fungsional.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada pengujung Januari lalu, Jerhemy menunjukkan bagaimana tembok dan atap bangunannya bersalin rupa.
“Percaya tidak, sampah sachet ini bisa jadi bahan bangunan?” ujarnya. Bagi Jerhemy, ini bukan sekadar urusan dekorasi. “Kalau kemarin aku sudah mengubah sampah sachet menjadi papan seperti ini, sekarang saatnya menjadikannya tembok,” sambungnya seraya menunjukkan hasil akhir yang tampak estetik.
Baca Juga: Mewujudkan Dinding Indah dan Kokoh: Pentingnya Waterproofing dalam Konstruksi Bangunan
Kekuatan di Balik Plastik Multilapis
Papan yang digunakan Jerhemy merupakan produk bernama Alduro. Bukan sekadar plastik biasa, material ini lahir dari proses laminasi teknologi tinggi tanpa perekat berpelarut, yang memadukan bahan PE, PP, PET, nilon, hingga aluminium. Hasilnya adalah material ramah lingkungan yang diklaim tangguh menghadapi cuaca.
Jerhemy sendiri mengaku terkejut dengan performa material “sampah” ini. “Aku baru tahu, ternyata papan Alduro ini bisa tahan air dan kedap suara, tidak mudah karat dan bikin adem,” ungkapnya.
Selain aspek teknis, ia menekankan nilai ekologis di baliknya. “Ini berasal dari sampah sachet, jadi kalau misalnya kita pakai ini, secara tidak langsung kita mengurangi sampah sachet yang ada di jalan, sungai, dan tumpukan gunung sampah.”




