URBANCITY.CO.ID – Atlet seluncur cepat asal Belanda, Jutta Leerdam (28), mengukuhkan dirinya sebagai magnet utama dalam Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina 2026.
Namun, di balik raihan medali emasnya, muncul kontroversi mengenai selebrasi yang dianggap sebagai promosi iklan terselubung bernilai jutaan dolar.
Leerdam sukses menyabet emas di nomor 1.000 meter putri pada 10 Februari 2026. Ia mencatatkan rekor Olimpiade baru dengan waktu 1 menit 12,31 detik. Namun, bukan hanya kecepatan di atas es yang menjadi buah bibir, melainkan aksinya sesaat setelah menyentuh garis finis.
Selebrasi Berharga Rp16 Miliar
Media Inggris, The Sun, melaporkan bahwa sesaat setelah menang, Leerdam membuka ritsleting baju kompetisinya guna memperlihatkan bra olahraga berlogo Nike. Aksi yang tampak spontan itu diduga memiliki nilai komersial tinggi.
Baca Juga: BNI Dukung Atlet Pelatnas Bulu Tangkis di Indonesia Masters 2026
“Setelah memenangkan medali emas, Leerdam membuka ritsleting seragam kompetisinya untuk menampilkan bra olahraga Nike yang dikenakannya di bagian bawah. Upacara yang menarik perhatian ini diperkirakan akan menghasilkan pendapatan sebesar $1 juta (Rp16,84 miliar),” tulis laporan The Sun mengutip Naver.
Pakar pemasaran Frederik de Raadt dari agensi Bransete menilai momen emosional tersebut adalah aset berharga bagi jenama. “Bersama Nike, saya rasa dia bisa mendapatkan bonus lebih dari US$ 1 juta,” ujar De Raadt kepada surat kabar Belanda, AD.
Tak hanya Nike, jenama kosmetik Hema juga memanfaatkan momen kemenangan Leerdam. Foto sang atlet yang meneteskan air mata hingga riasannya luntur dijadikan bahan iklan eyeliner waterproof.




