URBANCITY.CO.ID – PTPN IV PalmCo melalui Regional III mencatatkan rapor hijau pada kinerja operasional sepanjang 2025. Produksi minyak inti sawit atau Palm Kernel Oil (PKO) perusahaan tercatat menembus angka 115.000 ton, naik signifikan dibandingkan realisasi tahun sebelumnya yang berada di kisaran 106.000 ton.
Lonjakan produksi ini diklaim sebagai buah dari penguatan sistem operasional dan digitalisasi pengawasan yang kian ketat di seluruh lini kerja. Perusahaan pelat merah ini terus menyempurnakan proses produksi untuk menjaga konsistensi mutu sekaligus memastikan transparansi sesuai prinsip Good Corporate Governance (GCG).
Pengawasan Real Time dan Efisiensi Hulu-Hilir
Kasubbag Humas PTPN IV Regional III, Adry Syah Putra, menjelaskan bahwa pencapaian ini didorong oleh integrasi sistem pengendalian dari hulu hingga hilir. Menurutnya, efisiensi proses pengolahan menjadi kunci utama dalam mengoptimalkan volume PKO.
“Peningkatan produksi PKO ini menunjukkan bahwa proses pengolahan kernel berjalan efektif dan terukur. Perusahaan terus memperkuat sistem pengawasan operasional berbasis digital, termasuk pemantauan distribusi dan pengangkutan hasil produksi secara real time,” ujar Adry di Pekanbaru, Jumat, 13 Februari 2026.
Implementasi teknologi tersebut mencakup pencatatan hasil produksi hingga pengawasan distribusi. Langkah ini diambil untuk meminimalisasi celah ketidakakuratan data serta memperkuat akuntabilitas dalam manajemen rantai pasok.
Fokus pada Integritas dan Rantai Pasok
Adry menambahkan, PKO merupakan komoditas strategis yang krusial bagi performa finansial perusahaan. Oleh karena itu, kelancaran distribusi dari unit pabrik menuju titik akhir menjadi perhatian serius manajemen melalui pengawasan berlapis.




