URBANCITY.CO.ID – Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) memastikan pembangunan hunian vertikal bagi prajurit TNI Angkatan Laut di wilayah Jawa Timur akan dimulai tahun ini.
Proyek yang diberi nama Wisma Arunika ini merupakan hasil kesepakatan antara Menteri PKP Maruarar Sirait dengan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali.
Dalam pertemuan yang berlangsung pada Jumat, 20 Februari 2026, Menteri PKP yang akrab disapa Ara ini menegaskan bahwa anggaran pembangunan telah disiapkan melalui APBN. Tim survei dijadwalkan turun ke lapangan pekan depan untuk memfinalisasi lokasi serta desain bangunan.
“Hari ini kami menyepakati akan membangun satu rumah susun untuk prajurit TNI Angkatan Laut di daerah Jawa Timur. Kita juga akan menyiapkan program-program untuk renovasi rumah dari BSPS (Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya),” ujar Maruarar Sirait.
Baca Juga: Kementerian PKP Tinjau Cepat Perumahan Subsidi Terdampak Banjir di Bekasi
Fasilitas dan Skema Pembiayaan
Wisma Arunika dirancang dalam dua alternatif bangunan di atas lahan minimal 3.000 meter persegi. Opsi pertama adalah bangunan tiga lantai senilai Rp28–32 miliar dengan 44 unit hunian. Opsi kedua, bangunan empat lantai senilai Rp43 miliar yang mampu menampung hingga 240 personel.
Ara meminta desain Rusun tetap memperhatikan estetika institusi. “Saya minta warnanya khas Angkatan Laut supaya terlihat bagus dan membangkitkan semangat. Anggarannya sudah kita siapkan dari APBN,” ungkapnya.
Selain hunian vertikal, pemerintah mendorong prajurit golongan bintara dan tamtama untuk memanfaatkan KPR bersubsidi dengan suku bunga 5 persen dan uang muka 1 persen.



