URBANCITY.CO.ID – Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana melakukan kunjungan kerja ke Bali untuk memastikan stabilitas kualitas layanan destinasi wisata pasca-libur panjang Nyepi dan Lebaran 2026.
Dalam visitasi ke Taman Safari Bali, Menpar menekankan bahwa standar amenitas dan kenyamanan fasilitas merupakan kunci utama untuk menjaga daya saing pariwisata Indonesia di kancah global.
Widiyanti meninjau langsung berbagai titik pelayanan, mulai dari alur Safari Journey di Terminal Utama hingga kebersihan fasilitas publik seperti toilet dan toko suvenir.
Ia juga menyempatkan diri berdialog dengan sejumlah turis untuk menyerap aspirasi terkait pengalaman berwisata di pulau dewata.
Baca Juga: Libur Lebaran 2026, Menpar Widiyanti Dorong Museum Jadi Destinasi Alternatif di Jakarta
“Kami ingin memastikan seluruh amenitas dalam kondisi bersih, fasilitas nyaman, dan layanan berjalan optimal. Hasil peninjauan menunjukkan impresi yang sangat baik,” ujar Menpar Widiyanti Putri Wardhana usai visitasi di Gianyar, Bali, Rabu, 25 Maret 2026.
Kunjungan Naik di Tengah Gejolak Global
Menariknya, performa pariwisata Bali menunjukkan tren positif meski dibayangi ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Widiyanti mengungkapkan, meski terjadi sejumlah pembatalan penerbangan dari maskapai asal Timur Tengah, angka kedatangan ke Bali tetap tumbuh 3,5 persen dibandingkan periode Lebaran tahun lalu. Data mencatat kunjungan meningkat dari 450,9 ribu pada 2025 menjadi 466,7 ribu wisatawan pada 2026.
“Kenaikan ini turut didukung oleh momentum libur Nyepi yang berdekatan dengan Lebaran, sehingga menambah daya tarik dan memberikan waktu libur yang lebih panjang bagi wisatawan mancanegara dan wisatawan nusantara,” jelas Menpar.




