Fokus pada Makan Bergizi Gratis (MBG)
Salah satu muara dari efisiensi anggaran ini adalah penguatan program unggulan Makan Bergizi Gratis (MBG).
Baca Juga: Menko Airlangga Pede Ekonomi Bisa Tumbuh 8 Persen
Airlangga menjelaskan, program ini merupakan investasi jangka panjang pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia melalui asupan nutrisi yang teratur.
“Program ini diarahkan untuk penyediaan makanan segar selama 5 hari dalam seminggu dan tetap memperhatikan pengecualian seperti untuk asrama, daerah 3T, dan daerah yang dengan tingkat stunting tinggi,” ungkap Airlangga.
Transformasi Struktural Ekonomi
Menutup penjelasannya, Airlangga menegaskan bahwa kebijakan ini bukan sekadar pemotongan biaya, melainkan bagian dari desain besar transformasi struktural.
Pemerintah berambisi mengubah wajah birokrasi dan ekonomi Indonesia agar lebih lincah, efisien, dan memiliki daya tahan tinggi di tengah ketidakpastian global.
Baca Juga: Menko Airlangga: Digitalisasi dan Program Bansos Percepat Inklusi Keuangan
“Keseluruhan kebijakan ini merupakan bagian dari transformasi struktural menuju ekonomi yang lebih efisien, produktif, dan berdaya tahan,” pungkasnya.
Langkah berani ini diharapkan menjadi sinyal positif bagi pasar dan masyarakat bahwa setiap rupiah dalam APBN digunakan secara bertanggung jawab untuk perlindungan sosial dan pembangunan yang nyata. (*)






