Sementara itu, Semarang dilayani oleh KA Tawang Jaya Premium, Malang dengan KA Majapahit, dan Surabaya menggunakan KA Jayakarta. Untuk arus balik, AirNav menyediakan rute Surabaya Gubeng menuju Jakarta pada akhir Maret mendatang.
Upaya Tekan Angka Kecelakaan Jalan Raya
Direktur Keselamatan, Keamanan, dan Standardisasi AirNav Indonesia, Capt. Nurcahyo, yang turut melepas keberangkatan, menekankan bahwa pemilihan kereta api bertujuan membantu pemerintah mengurai beban jalan raya dan menekan risiko kecelakaan.
”Ketimbang mereka harus naik sepeda motor ke kampung halamannya, tentunya mudik naik kereta api akan jauh lebih aman. Selain itu juga bebas macet dan yang pasti nyaman. Untuk waktu perjalanan juga jauh lebih terprediksi,” ungkap Nurcahyo.
Kesiagaan Navigasi di Udara
Meski memfasilitasi mudik di jalur darat, Nurcahyo menegaskan bahwa AirNav tetap fokus pada mandat utamanya dalam menjaga keselamatan navigasi penerbangan selama periode Lebaran 1447 H.
Baca Juga: Suntikan Mudik Gratis ala Bio Farma, Ringankan Beban Pemudik Lebaran 2026
Ia mengingatkan seluruh personel untuk mewaspadai potensi gangguan seperti cuaca ekstrem, abu vulkanik, hingga balon udara liar.
“Seluruh personel operasional juga diingatkan untuk meningkatkan disiplin terhadap prosedur serta koordinasi antar unit untuk menjaga keselamatan penerbangan,” tandas Nurcahyo.
Dengan sinergi program sosial dan operasional ini, AirNav berharap masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan selamat, baik mereka yang menempuh jalur darat maupun udara. (*)






