Baca Juga: Arus Mudik Jawa–Sumatera Melonjak 52 Persen, ASDP Pertebal Armada di Merak
Antisipasi Puncak Arus Lebaran
Keberhasilan mengendalikan arus Nyepi menjadi modal penting bagi ASDP untuk menghadapi tantangan berikutnya: Angkutan Lebaran 2026.
Yossianis menekankan bahwa koordinasi dengan Kepolisian, Kementerian Perhubungan, dan pemerintah daerah akan terus diperkuat.
Fokus utama ke depan adalah memastikan sistem buffer zone tetap efektif sehingga arus layanan lebih terukur.
Pengguna jasa diimbau untuk tetap mengikuti arahan petugas di lapangan dan mengatur waktu perjalanan dengan bijak guna menghindari penumpukan di jam-jam rawan. “ASDP berkomitmen menghadirkan layanan penyeberangan yang aman, lancar, dan humanis,” tutup Yossianis.
Dengan penghentian operasional di Ketapang, Gilimanuk, Lembar, dan Padangbai selama Nyepi, ASDP memastikan seluruh fasilitas akan kembali beroperasi secara optimal segera setelah hari raya usai.




