Baca Juga: Arus Balik 2026: Penumpang Sumatera-Jawa Melonjak 58 Persen, ASDP Siagakan 33 Kapal
“Koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat agar pergerakan penumpang dan kendaraan tetap terkendali,” tambah Heru.
Fasilitas Mudik Ramah Anak
Tak hanya soal kelancaran mesin dan manifes, ASDP juga menyoroti aspek kenyamanan psikologis penumpang, khususnya keluarga.
Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, mengungkapkan bahwa pusat layanan di pelabuhan kini dilengkapi dengan berbagai fasilitas premium, mulai dari ruang berpendingin hingga area bermain anak.
“Kami juga menghadirkan program mudik ramah anak sebagai bentuk komitmen menghadirkan perjalanan yang lebih nyaman bagi keluarga,” kata Windy. Di tenda layanan yang disiapkan, anak-anak dapat beristirahat sembari menunggu waktu boarding.
Baca Juga: Puncak Arus Balik 24 Maret: Pemerintah Imbau Pemudik Atur Jadwal dan Optimalkan WFA
“Anak-anak dapat bermain games, aktivitas mewarnai gambar, bernyanyi, mendengarkan dongeng, serta mendapatkan bingkisan sebagai bentuk perhatian kami,” jelasnya. Hingga Rabu malam, tercatat 150 anak telah memanfaatkan fasilitas gratis ini.
Lonjakan Signifikan H+2
Jika menilik data harian, pada H+2 Lebaran (24 Maret 2026), terjadi lonjakan tajam sebesar 51 persen untuk jumlah penumpang dari Sumatera ke Jawa dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Volume kendaraan bahkan meroket hingga 63 persen dengan total 36.499 unit.
Peningkatan ini dibarengi dengan penguatan operasional di seluruh lini. ASDP berkomitmen agar setiap pengguna jasa mendapatkan pengalaman perjalanan yang aman dan berkesan, meski harus menembus kepadatan puncak arus balik tahun ini. (*)






