Ancaman Monsun Asia
Di balik keriuhan dermaga, ada kecemasan yang diembuskan angin laut. BMKG memprakirakan puncak musim hujan kali ini dibarengi penguatan Monsun Asia yang memicu gelombang tinggi hingga 2 meter di Selat Sunda dan Laut Jawa. Kecepatan angin pun diprediksi bisa menyentuh 25 knot.
Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menegaskan bahwa keselamatan tidak bisa ditawar dengan alasan mengejar jadwal.
Baca Juga: Sinyal Gratis di Selat Ramai: ASDP Siap Eksekusi Stimulus Mudik Lebaran
“Kami terus memantau informasi cuaca terkini dari BMKG dan berkoordinasi dengan otoritas pelabuhan serta seluruh pemangku kepentingan. Keselamatan pengguna jasa tetap menjadi fokus utama sehingga operasional disesuaikan dengan kondisi cuaca tanpa mengorbankan aspek keamanan layanan,” kata Windy.
Sebagai langkah mitigasi bagi penumpang yang ragu menembus badai, ASDP membuka keran fleksibilitas. Pengguna jasa diizinkan melakukan reschedule dengan biaya 10 persen atau mengajukan refund meski dengan potongan 25 persen.
Di tengah cuaca yang tak menentu, perencanaan perjalanan yang matang kini menjadi kunci agar libur Imlek tidak berakhir di tengah kepungan gelombang. (*)






