URBANCITY.CO.ID – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengumumkan pengalihan sementara layanan penyeberangan lintas Bajoe–Kolaka ke lintasan Siwa–Kolaka.
Kebijakan ini menyusul rencana perbaikan struktur movable bridge di Dermaga 1 Pelabuhan Bajoe, Bone, Sulawesi Selatan, yang akan berlangsung mulai 1 April hingga 1 Juni 2026.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menyatakan bahwa perbaikan infrastruktur ini merupakan langkah krusial untuk menjamin keandalan fasilitas pelabuhan.
Penguatan struktur dilakukan guna memastikan aspek keselamatan kapal saat proses sandar tetap berada pada standar tertinggi.
Baca Juga: ASDP Berbagi di Bulan Suci: Heru Widodo Salurkan Santunan dan Sembako di Klepean Centre for Humanity
“Langkah ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga standar keselamatan serta meningkatkan kualitas layanan penyeberangan bagi masyarakat,” ujar Heru Widodo dalam keterangan resminya.
Tarif Tetap, Beban Kendaraan Dibatasi
Meskipun terjadi perubahan titik keberangkatan, ASDP memastikan tidak ada kenaikan biaya bagi pengguna jasa.
Berdasarkan surat keputusan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, tarif pada lintasan Siwa–Kolaka akan tetap disamakan dengan lintasan Bajoe–Kolaka.
Namun, terdapat penyesuaian teknis terkait beban muatan. General Manager ASDP Cabang Bajoe, Anom Sedayu, mengungkapkan adanya pembatasan tonase kendaraan demi menjaga keamanan operasional selama masa transisi.
“Berdasarkan koordinasi dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Wajo dan stakeholder terkait, untuk menjaga keselamatan operasional akan diberlakukan pembatasan berat kendaraan maksimal 30 ton,” jelas Anom.




