Perseroan menyalurkan 28.000 unit KPR FLPP sepanjang Januari hingga Juni 2026.
Baca juga:Â BSN Gandeng Muhammadiyah, Incar Kelola Likuiditas Ribuan Amal Usaha
Data BP Tapera per 24 Juni 2026 mencatat market share KPR Subsidi Bank BSN menembus 24,6 persen, angka ini meningkat signifikan dari 21,32 persen pada akhir 2025.
Peningkatan capaian ini membuktikan tingginya minat masyarakat terhadap program kepemilikan rumah bersubsidi.
Bank BSN terus mendorong sektor properti agar menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional.
Inklusivitas Bagi Pekerja Informal
Akad massal kali ini menyasar beragam profesi mulai dari tenaga pendidik, tenaga kesehatan, karyawan swasta, hingga pelaku UMKM.
Bank BSN menerapkan skema pembiayaan yang inklusif agar pekerja sektor informal dengan pendapatan tidak tetap tetap bisa mengakses hunian layak.
Baca juga:Â BSN Jadi Bank Developer, Bangun Ekosistem Perumahan RI dengan Cepat
Perusahaan ingin memastikan seluruh lapisan masyarakat memperoleh kesempatan yang sama dalam memiliki rumah impian.
Para calon nasabah berasal dari berbagai latar belakang profesi, baik sektor formal maupun informal.
“Kami mengucapkan selamat, semoga rumah ini meningkatkan kualitas hidup keluarga nasabah. Kami juga mengingatkan agar hunian selalu dirawat dan memenuhi kewajiban angsuran tepat Waktu,” ujarnya.
Manfaatkan pula layanan Mobile Banking Bale Syariah guna mempermudah transaksi harian hingga pembayaran angsuran,” pungkas Yut Penta.
Digitalisasi Layanan Perbankan
Bank BSN mengoptimalkan aplikasi Mobile Banking Bale Syariah sebagai instrumen mitigasi risiko dan pemantau kualitas pembiayaan.




