Sepanjang 2025, lebih dari 371.000 paket bantuan sosial disalurkan, disertai pembangunan fasilitas pendidikan, penyediaan ambulans, dan bantuan darurat bagi korban bencana.
Baca Juga: Bank Mandiri Pacu Ekonomi Sirkular di Perfume Pop Market 2026
Program percepatan penurunan stunting pun menjadi bagian integral, sejalan dengan prioritas nasional untuk membangun sumber daya manusia yang berkualitas sejak dini.
Pilar lingkungan, dengan anggaran Rp79,2 miliar, menekankan pelestarian ekosistem dan infrastruktur dasar. Bank Mandiri berkontribusi dalam pembangunan fasilitas umum, sanitasi, akses air bersih, serta infrastruktur sosial dan keagamaan.
Kontribusi ini juga meliputi pembangunan jalan umum dan saluran irigasi, sebagai bagian dari upaya mitigasi perubahan iklim dan keberlanjutan sumber daya alam yang semakin terancam.
Di pilar ekonomi, dengan realisasi Rp28 miliar, Bank Mandiri mendorong akselerasi pertumbuhan inklusif melalui penguatan UMKM, literasi usaha, dan dukungan mobilitas.
Baca Juga: Bank Mandiri Dorong Sinergi Bisnis Digital Lewat Kopra by Mandiri di 2026
Ratusan pelatihan UMKM diselenggarakan, disertai bantuan untuk solusi ekonomi berbasis lingkungan, termasuk pengadaan sarana kebersihan perairan dan program rumah tidak layak huni.
“Melalui pilar ekonomi, kami berupaya memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi berjalan secara inklusif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas. TJSL menjadi bagian dari upaya kami dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” kata Riduan.






