Risiko Jejak Digital
Terkait layanan spesifik seperti Google Gemini, Alfons menyebutkan bahwa umumnya data yang diolah untuk evaluasi sistem adalah riwayat percakapan yang ditinjau oleh manusia. Ia menambahkan, “Kalau Gemini yang bisa dipakai adalah percakapannya dan itu digunakan oleh human reviewer.”
Kendati demikian, Alfons tetap mengimbau masyarakat untuk bijak dalam membagikan data sensitif ke platform AI. Namun, ia mengingatkan bahwa meskipun pengguna tidak mengunggah foto ke AI, jejak digital di media sosial tetap berisiko menjadi sumber data pelatihan global.
“Kalau memang foto-foto kita sudah tersebar ke media sosial, public figure. Rasanya sulit menghindari foto kita tersebar di media dan media sosial. Jadi kalau kita tidak share ke AI pun data bisa didapat dari sumber lain,” pungkasnya.






