Penyaluran dilakukan bertahap, terkoordinasi dengan berbagai pihak, agar tepat sasaran. Field Manager PEP Rantau Field, Tomi Wahyu Alimsyah, menegaskan komitmen perusahaan.
Baca Juga: Pertamina EP Serahkan Pengelolaan Aset Tingkatkan Produksi Migas
“Kendati turut terdampak banjir, kami tetap hadir di tengah masyarakat untuk memberikan bantuan yang dibutuhkan serta memastikan penanganan kemanusiaan tidak hanya berfokus pada logistik tetapi kesehatan masyarakat,” ujarnya.
PHR Zona 1 menyalurkan bantuan masif: 1,62 ton beras, 555 kg gula, 270 dus air mineral, 405 dus mi instan, 175 dus minyak goreng, 142 dus biskuit, plus sarden, telur, susu kental manis, makanan anak/bayi, perlengkapan mandi, obat-obatan, selimut, terpal, dan popok sekali pakai.
Bantuan datang dari Sumatera Selatan hingga Sumatera Utara, bahkan dari grup Pertamina Subholding Upstream lain seperti PHR Zona 4 dan PHE OSES. Ini menunjukkan Pertamina tak sekadar perusahaan energi, tapi juga agen tanggung jawab sosial di wilayah kerja.
“Komitmen ini dijalankan melalui sinergi dengan SKK Migas, pemerintah daerah, BPBD, serta para pemangku kepentingan lainnya,” pungkas Tomi. Di Aceh Tamiang, bantuan ini bukan sekadar logistik—ia membangkitkan harapan di tengah lumpur banjir. (*)






