Teguran Keras Terkait APD dan Konten Media Sosial
Selain masalah teknis bangunan, BGN menyoroti perilaku pemilik yang dinilai tidak profesional. Dalam video yang beredar luas, pria tersebut tampak berjoget di dalam dapur tanpa menggunakan Alat Pelindung Diri (APD), di saat para staf lainnya sedang bekerja mengenakan perlengkapan lengkap.
Aksi tersebut semakin memicu kontroversi karena dibumbui narasi pamer pendapatan sebesar Rp 6 juta per hari dari pengelolaan dapur tersebut. Nanik menyayangkan tindakan mitra yang dianggap tidak memberikan contoh baik dalam aspek sanitasi pangan.
“Saya juga nggak suka juga, dia bikin konten lagi di dalam dapur yang tidak pakai APD, itu kan juga salah. Iyalah untuk pembelajaran yang lain. Nggak usah mitra aneh-aneh,” tegas Nanik.
Kasus ini menjadi sinyal bagi seluruh mitra SPPG di Indonesia agar mematuhi protokol kesehatan dan keamanan pangan (HACCP) demi menjamin kualitas makanan yang didistribusikan kepada anak-anak sekolah.






