URBANCITY.CO.ID – Pemerintah resmi menggulirkan program “Belanja di Indonesia Aja” (BINA) Lebaran 2026 sebagai strategi utama memacu konsumsi rumah tangga selama masa Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah.
Diluncurkan di Senayan City, Jakarta, Jumat, 6 Maret 2026, agenda belanja nasional ini mematok target transaksi fantastis sebesar Rp53,38 triliun dalam tempo 25 hari.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa target tahun ini melompat signifikan, yakni sekitar 60 persen lebih tinggi dibandingkan realisasi tahun lalu.
Untuk menjaga daya beli masyarakat agar tetap bertenaga, pemerintah juga menyuntikkan bantuan sosial pangan senilai Rp11,92 triliun bagi 35 juta keluarga penerima manfaat.
“Program BINA Lebaran tahun ini berlangsung selama 25 hari dengan target transaksi mencapai Rp53 triliun. Kami berharap kegiatan ini dapat semakin menggairahkan konsumsi masyarakat,” ujar Airlangga di sela-sela peluncuran program tersebut.
Baca Juga: Pemerintah Umumkan THR 2026: ASN Cair 100 Persen, Swasta Dilarang Cicil, Ada Bonus untuk Ojol
Diskon Gila-gilaan dan Midnight Sale
Menteri Perdagangan Budi Santoso—yang akrab disapa Mendag Busan—menambahkan bahwa BINA Lebaran merupakan wujud kolaborasi masif antara peritel modern, pusat perbelanjaan, dan pelaku UMKM. Sebanyak 800 merek dan 80.000 gerai ritel di 24 provinsi turut serta dalam festival belanja ini.
Berbagai strategi penarik massa telah disiapkan, mulai dari potongan harga hingga 80 persen untuk produk fesyen dan kebutuhan Lebaran, hingga agenda midnight sale.




