Tak hanya sekadar memantau pengeluaran (Insight), aplikasi ini juga menyisipkan fitur Growth sebagai instrumen investasi jangka menengah dan panjang.
Nasabah dapat mengakses produk seperti Tabungan Berjangka (Life Goals), deposito valas (USD dan SGD), reksa dana, hingga instrumen negara seperti obligasi dan sukuk ritel.
“Melalui pendekatan ini, wondr by BNI tidak hanya berfungsi sebagai aplikasi transaksi, tetapi juga membantu nasabah membangun kebiasaan finansial yang lebih sehat dan terencana,” kata Okki menambahkan.
Baca Juga: Rejeki wondr BNI Tahap II: Putrama Wahju Setyawan Serahkan Mercedes-Benz E300 kepada Nasabah
Ekosistem Transaksi Terintegrasi
Di sisi fungsionalitas harian, aplikasi ini telah mengintegrasikan berbagai layanan mulai dari QRIS Tap, transfer terjadwal, hingga top up TapCash dan pembayaran kartu kredit dalam satu pintu.
Digitalisasi layanan ini diharapkan menjadi solusi praktis menjaga stabilitas ekonomi personal nasabah di tengah tekanan inflasi musiman.
Okki berharap penguatan literasi digital ini dapat mengubah pola pikir masyarakat dalam menghadapi momentum hari besar keagamaan.
“Semoga Ramadan tahun ini menjadi momentum bagi nasabah untuk semakin bijak dalam mengelola keuangan dan meraih tujuan finansial bersama wondr by BNI,” tegas Okki. (*)






