URBANCITY.CO.ID – Jajaran direksi dan komisaris PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) melakukan kunjungan lapangan ke Rig PDSI#01.2 yang tengah beroperasi di Prabumulih, Sumatera Selatan, Senin, 9 Maret 2026.
Safari Ramadan ini dilakukan untuk memastikan operasional pengeboran tetap berjalan aman sekaligus mengawal budaya keselamatan kerja di tengah ibadah puasa.
Komisaris Pertamina Drilling, Adhi Brahmantya, mewanti-wanti para pekerja agar tetap menjaga kondisi fisik. Pasalnya, aktivitas pengeboran migas menuntut ketangkasan tingkat tinggi yang tidak boleh kendur meski para pekerja sedang berpuasa.
“Crew harus tetap menjaga kesehatan selama bekerja. Operasi pengeboran membutuhkan kondisi fisik yang prima agar pekerjaan dapat dilakukan dengan aman dan optimal,” ujar Adhi dalam arahannya di lokasi rig.
Keselamatan Bukan Sekadar Aturan
Dalam tinjauan tersebut, manajemen menekankan bahwa keselamatan kerja (safety) bersifat mutlak. Adhi menginstruksikan kepada seluruh kru agar memiliki keberanian untuk menghentikan operasional jika menemukan indikasi bahaya di lapangan.
Baca Juga: Pertamina Drilling Raih Best Collaboration Excellence 2026, Perkuat Sinergi Hulu Migas Nasional
“Keselamatan adalah prioritas. Jika ada pekerjaan yang dinilai tidak aman, jangan ragu untuk menghentikannya. Itu adalah bagian dari budaya keselamatan yang harus kita jaga bersama,” katanya menegaskan.
Senada dengan itu, Direktur Utama Pertamina Drilling, Avep Disasmita, menyatakan bahwa aspek keselamatan harus bertransformasi dari sekadar kepatuhan administratif menjadi sebuah kebutuhan hidup bagi setiap pekerja.




