Ia menyoroti pentingnya hazard identification atau pengenalan potensi bahaya sejak dini dalam setiap aktivitas pengeboran.
“Safety bukan hanya aturan, tetapi harus menjadi kebutuhan dan budaya kerja kita semua,” tutur Avep. Ia meyakini pemahaman risiko yang mendalam merupakan kunci utama untuk mencegah kecelakaan kerja serta menjamin efisiensi operasional perusahaan.
Apresiasi untuk Kru Lapangan
Di sela kunjungan, Avep memberikan apresiasi atas dedikasi para kru Rig PDSI#01.2 yang tetap menunjukkan performa solid meski jauh dari keluarga selama bulan suci.
Baca Juga: Pertamina Drilling Raih Penghargaan HSSE untuk Operasi Risiko Tinggi
Menurutnya, konsistensi para pekerja di lapangan adalah tulang punggung keberhasilan pengeboran strategis perusahaan.
“Kami mengapresiasi kinerja Rig PDSI#01.2 dan seluruh kru yang telah bekerja dengan baik. Pertahankan performa ini dengan tetap mengutamakan keselamatan,” ujar Avep.
Kegiatan Safari Ramadan ini menjadi instrumen manajemen untuk memperpendek jarak komunikasi dengan para pekerja di garda terdepan.
Dengan pengawasan langsung, Pertamina Drilling berupaya memastikan standar keselamatan kerja tetap terimplementasi secara konsisten di seluruh wilayah operasi guna menjaga ketahanan energi nasional. (*)






