UBANCITY.CO.ID – Kepala Badan Pengelola (BP) BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, menemui Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi guna membahas langkah penguatan kinerja PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.
Pertemuan ini menjadi krusial di tengah tekanan berat yang menghantam industri penerbangan global.
Dinamika geopolitik dan konflik internasional saat ini telah memicu kenaikan harga avtur yang signifikan, sehingga mengganggu struktur biaya operasional maskapai.
Kondisi ini menuntut adanya langkah strategis yang terukur agar Garuda tetap sehat secara finansial tanpa mengorbankan keterjangkauan tarif bagi masyarakat.
Dony menekankan bahwa dalam situasi penuh tekanan seperti sekarang, ego sektoral harus dikesampingkan demi keberlanjutan national flag carrier.
Baca Juga: Percepat Rusun MBR, Danantara Gandeng Astra Bangun 1.000 Hunian Layak di Lahan Milik Negara
“Di tengah tekanan biaya yang meningkat, sinergi kebijakan menjadi kunci untuk memastikan Garuda Indonesia tetap kompetitif sekaligus mampu menjaga keterjangkauan layanan bagi masyarakat,” ujar Dony sebagaimana dikutip dari akun Instagram resmi BP BUMN, Senin, 6 April 2026.
Keseimbangan Tarif dan Konektivitas Nasional
Kolaborasi antara BP BUMN (Danantara) dan Kementerian Perhubungan ini diharapkan mampu membuat Garuda Indonesia lebih adaptif terhadap fluktuasi pasar global.
Penguatan kinerja maskapai pelat merah tersebut bukan sekadar urusan neraca keuangan, melainkan bagian dari upaya menjaga konektivitas nasional.




