Baca Juga : Efisiensi dan Aksesibilitas Layanan, BTN Terapkan Penataan Strategis Jaringan Kantor
“BTN siap menjadi mitra finansial bagi para pelaku fesyen Indonesia, mulai dari permodalan, pengembangan usaha, hingga solusi perbankan lainnya yang relevan dengan kebutuhan industri ini,” jelas Nixon.
Dalam sambutannya, Menteri Pariwisata Republik Indonesia Widiyanti Putri Wardhana mengatakan, IFW membuktikan bahwa industri fesyen dan pariwisata memiliki hubungan kuat karena keduanya menumbuhkan kreativitas sekaligus mempromosikan kekayaan budaya Indonesia.
“Dengan kolaborasi erat antara industri fesyen, pariwisata, dan komunitas lokal, saya yakin Indonesia dapat tumbuh sebagai magnet industri fesyen dan budaya di Asia Tenggara, membangun ekosistem yang inklusif, tangguh, dan berdaya saing global,” tutur Menteri Pariwisata.
Sejumlah program dan promo menarik selama lima hari penyelenggaraan BTN IFW 2025, telah ditawarkan BTN di antaranya diskon hingga 30% dengan Bale by BTN dan Kartu Debit BTN untuk pembelanjaan produk fesyen dan food and beverages. Dengan penawaran tersebut, transaksi yang berhasil dilakukan mencapai lebih dari Rp4 miliar hingga hari terakhir (Minggu, 1 Juni 2025), meningkat 50% dibanding IFW tahun 2024, dengan Bale by BTN menyumbang sekitar 63% dari total transaksi tersebut.
Baca Juga : Perbesar KPR Nonsubsidi: BTN Gandeng Raksasa Properti dan Marketing Agent
Lebih lanjut, kata Nixon, BTN melihat potensi besar pengembangan transaksi digital terkait fesyen selain kebutuhan gaya hidup lainnya yang tersedia di Bale by BTN, seperti pemesanan tiket, daily cleaning, dan layanan wellness. Salah satu inisiatif BTN adalah integrasi dengan merchant fesyen yang tergabung dalam MAP Club, yang memungkinkan nasabah untuk mendapatkan akses eksklusif ke berbagai produk dan promo fesyen dari MAP Group melalui Bale by BTN.






