Setelah mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), BTN akan memisahkan BTN Syariah dan mengintegrasikannya ke dalam BVIS, membentuk bank umum syariah baru. Proses ini diharapkan selesai pada kuartal III-2025, memungkinkan BTN Syariah beroperasi sebelum akhir tahun.
Baca juga : BTN Hadirkan Layanan Bale Korpora, Perkuat Mesin Pendanaan
“BTN Syariah memiliki potensi besar untuk menjadi pesaing yang kuat di industri perbankan syariah nasional,” kata Nixon, menambahkan bahwa target aset BTN Syariah dapat mencapai Rp100 triliun dalam tiga tahun ke depan.
Nixon juga mengapresiasi dukungan para pemegang saham atas persetujuan aksi korporasi ini, berharap proses selanjutnya berjalan lancar sesuai rencana. “Kami mengucapkan terima kasih kepada para pemegang saham atas persetujuan yang diberikan kepada BTN melakukan aksi korporasi ini,” tutupnya.
Dapatkan Informasi Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS