“Dalam konteks penyerapan hasil panen petani, PERPADI menjadi salah satu mitra strategis utama BULOG,” ujar Ahmad Rizal Ramdhani.
Baca Juga: BULOG Genjot Penyerapan Gabah dan Beras Nasional Sejak Awal 2026
Ia pun meminta seluruh pimpinan wilayah BULOG di Indonesia untuk memperkuat koordinasi dengan PERPADI, memastikan kesiapan infrastruktur pengadaan, serta menjaga integritas dan tata kelola yang baik. Hal ini agar penyerapan gabah dan beras berjalan optimal dan manfaatnya benar-benar dirasakan petani.
“Kami meminta seluruh pimpinan wilayah Perum BULOG di seluruh Indonesia untuk memperkuat koordinasi dengan PERPADI, memastikan kesiapan infrastruktur pengadaan, serta menjaga integritas dan tata kelola yang baik agar penyerapan gabah dan beras berjalan optimal dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para petani,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Umum PERPADI Sutarto Ali Moeso menyatakan komitmen penuh organisasinya untuk mendukung program BULOG, termasuk penyerapan gabah dan beras dalam negeri dengan target 4 juta ton pada 2026.
Dukungan ini diwujudkan melalui kesiapan unit penggilingan, penguatan kapasitas penyimpanan, dan kepatuhan terhadap ketentuan teknis.
Baca Juga: BULOG Kantongi Margin 7% Saat Pengadaan, Dirkeu Hendra: Ini Bukan Keuntungan!
“Kerja sama yang harmonis ini telah lama kami nantikan. PERPADI berkomitmen untuk mendukung penuh kebijakan dan program strategis Perum BULOG sebagai bagian dari upaya bersama mewujudkan swasembada pangan Indonesia,” kata Sutarto.
Diskusi dalam acara tersebut juga menyoroti aspek teknis penyerapan, mulai dari target volume pengadaan, kualitas gabah yang diserap dengan prinsip “any quality” asalkan memenuhi umur panen, hingga kesiapan gudang dan sarana penggilingan untuk mendukung distribusi dan penyimpanan.






