Setiap kunjungan wisatawan kini menjadi stimulus ekonomi yang nyata bagi UMKM dan para penyedia jasa lokal.
Baca juga: Penutupan KKN UIC di Desa Sedari: Warga Harapkan Kerja Sama Berkelanjutan
“Pariwisata melibatkan banyak pihak di desa. Karang taruna, perangkat desa, hingga warga sekitar ikut terlibat. Tujuan BUMDes itu kan meningkatkan ekonomi masyarakat sekaligus menyerap tenaga kerja,” jelasnya.
Model bisnis pariwisata yang mereka terapkan berhasil menciptakan lapangan kerja baru, sekaligus menekan angka pengangguran di desa.
Masyarakat urban yang mencari destinasi wisata autentik kini menjadikan Sedari sebagai tujuan favorit karena merasakan suasana komunitas yang hidup dan inklusif.
Keberhasilan ini mempertegas posisi pariwisata sebagai investasi sektor riil yang paling efektif dalam meningkatkan pendapatan per kapita warga desa.
Visi Masa Depan Destinasi Terintegrasi
Status resmi sebagai Desa Wisata yang pemerintah berikan pada tahun ini menjadi validasi atas kerja keras BUMDes Sedari dalam memajukan daerahnya.
Baca juga: Asal Usul Desa Sedari, Warisan Syekh Kudus Janapura dan Putrinya Dewi Sundari
Mereka tidak berhenti pada pengelolaan pantai saja, namun kini merancang ekspansi besar pada ekowisata mangrove dan wisata susur sungai untuk memperkaya pengalaman pengunjung.
Perluasan cakupan ini bertujuan untuk menjadikan seluruh wilayah desa sebagai satu kesatuan destinasi wisata yang komprehensif.
“Targetnya seluruh wilayah desa bisa menjadi destinasi wisata,” tegasnya.
Transformasi menakjubkan dari status desa tertinggal pada tahun 2018 menjadi destinasi wisata yang maju saat ini adalah bukti nyata keberhasilan manajemen berbasis potensi lokal.




