Baca Juga: ASDP Buka Mudik Gratis 2026 di Indonesia Timur, Sasar 1.635 Penumpang Kapal
Penurunan di puncak arus mudik ini dinilai sebagai indikator positif bahwa sosialisasi mudik lebih awal berhasil.
Masyarakat kini cenderung menyebar waktu keberangkatannya, sehingga tidak terjadi penumpukan ekstrem di pelabuhan.
Secara kumulatif (H-10 hingga H-1), total penumpang dari Jawa ke Sumatera justru naik 2,4 persen dengan angka 817.456 orang.
Digitalisasi via Ferizy
Untuk menjaga kelancaran arus balik, ASDP menyiagakan 28 hingga 33 kapal serta menerapkan delaying system di sejumlah buffer zone.
Personel gabungan sebanyak 1.185 orang di Merak dan 741 orang di Bakauheni dikerahkan untuk mengatur ritme kendaraan.
Baca Juga: Arus Mudik H-5: Penyeberangan Jawa-Sumatera Meningkat, ASDP Pastikan Merak Terkendali
Layanan pemesanan tiket melalui aplikasi Ferizy kini memungkinkan pengguna memesan hingga 60 hari sebelum keberangkatan.
Heru Widodo mengingatkan agar pengguna jasa tidak datang ke pelabuhan tanpa tiket di tangan guna menghindari kemacetan di area pintu masuk. “Pastikan tiket sudah dimiliki sebelum tiba di pelabuhan,” pungkasnya. (*)






