URBANCITY.CO.ID – Pasar kendaraan setrum tanah air kembali riuh. Senin, 9 Februari lalu, di bawah pendar lampu JIExpo Kemayoran, BYD resmi melepas varian teranyar mereka: ATTO 3 Advanced Plus.
Langkah ini bukan sekadar menambah panjang daftar katalog, melainkan strategi jitu pabrikan Cina itu untuk menggaet kaum urban yang mulai jengah dengan polusi namun masih menimbang-nimbang isi dompet.
Muncul dalam ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, SUV ini memosisikan diri sebagai “jalan tengah”. Di tengah gempuran mobil listrik mewah, BYD memilih fokus pada fungsionalitas harian.
Kapasitas baterainya dipatok pada angka 49,92 kWh, yang diklaim sanggup melaju hingga 410 kilometer dalam sekali pengisian penuh—jarak yang lebih dari cukup untuk menaklukkan kemacetan Jakarta dari pinggiran kota.
Baca Juga: BYD Luncurkan Truk Pikap Shark 6 PHEV: Ramah Lingkungan dengan Performa Menggoda
Head of Public & Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, bilang bahwa pihaknya melihat adopsi kendaraan listrik di Indonesia terus berkembang, seiring meningkatnya pemahaman masyarakat terhadap solusi mobilitas yang efisien dan berkelanjutan.
“ATTO 3 Advanced Plus kami hadirkan sebagai pilihan tambahan bagi konsumen yang mencari SUV listrik dengan fitur yang relevan untuk aktivitas sehari-hari,” ujarnya, dikutip Urbancity, Selasa, 10 Februari 2025.
Fitur Melimpah di Harga Kompetitif
Dengan label harga Rp415 juta, BYD tampaknya ingin memukul pasar SUV kelas menengah. Meski lebih ekonomis, urusan keselamatan tak dipangkas serampangan. Perangkat bantuan berkendara aktif seperti Adaptive Cruise Control hingga Lane Keeping Assist tetap disematkan.




