“Melalui layanan ini, Jasa Marga berharap komunikasi dengan pengguna jalan tol menjadi lebih cepat, mudah, dan responsif,” kata Rivan.
Skema Akses dan Integrasi Operator
Saat ini, pelanggan yang menggunakan jaringan PSTN Telkom maupun Telkomsel dapat langsung menekan 133 tanpa kode area. Namun, bagi pengguna operator lain, penambahan kode area masih diperlukan hingga transisi penuh selesai.
Baca Juga: Jasa Marga Siaga Lebaran 2026: Luncurkan Call Center 133 dan Siapkan 4 Ruas Tol Fungsional
“Ketentuan ini akan dihapus mulai 1 Juli 2026 sehingga seluruh pengguna PSTN, selain Telkom dan Telkomsel, tidak lagi perlu menambahkan kode area saat mengakses layanan 133,” tulis manajemen Jasa Marga.
Setidaknya ada tiga menu utama yang dapat diakses pengguna melalui nomor baru ini:
- Tombol 1: Permintaan bantuan darurat.
- Tombol 2: Informasi kondisi lalu lintas terkini.
- Tombol 3: Penyampaian pengaduan, masukan, dan saran.
Transformasi ini menjadi kado bagi reputasi perusahaan yang pada 2025 lalu berhasil menyabet peringkat pertama predikat “Exceptional” dalam ajang Contact Center Service Excellence Award (CCSEA) untuk kategori layanan publik.
Dengan nomor yang lebih ringkas, Jasa Marga optimistis dapat terus meningkatkan standar keselamatan dan kenyamanan di seluruh ruas tol grup mereka. (*)






