OJK secara konsisten menggaungkan prinsip 2L—Legal dan Logis—sebagai panduan utama bagi investor pemula agar tidak mudah terjebak dalam euforia tren sesaat.
Baca juga:Â OJK Perkuat Keuangan Berkelanjutan dan Bursa Karbon Global: Investasi Hijau Masa Depan Indonesia
Hasan Fawzi berharap, mahasiswa yang telah membuka rekening efek diharapkan tetap mengedepankan analisis mendalam dan pemahaman risiko.
Mahasiswa tidak sekadar mengikuti arus investasi yang sedang populer di media sosial.
“Yang tadi sudah membuka rekening, jangan euforia. Jangan karena sudah punya rekening kemudian tanpa pemahaman langsung menginvestasikan modal ke instrumen tertentu,” katanya.
“Teruslah belajar dan memahami risiko di balik setiap keputusan investasi yang diambil. Dan yang paling mudah, selalu ingat prinsip 2L, yaitu Legal dan Logis,” pinta Hasan.
Sinergi Kampus dan OJK untuk Kedaulatan Finansial
Rektor Universitas Darussalam Gontor, Hamid Fahmy Zarkasyi, memandang edukasi ini sebagai bekal strategis bagi mahasiswa.
Untuk selanjutnya, bernavigasi di tengah dinamika ekonomi global yang penuh ketidakpastian.
Baca juga:Â Sinergi OJK dan UNODC Berantas Penipuan Daring di Asia Tenggara: Lindungi Investasi dan Dana Nasabah
Dengan membekali diri melalui edukasi yang tepat, mahasiswa mampu mengelola keuangan dengan bijak
Kemudian, menghindari jebakan penipuan online yang sering mengatasnamakan investasi cepat kaya.
Menurutnya, sekarang orang harus bisa mengelola uangnya dengan sebaik-baiknya dalam situasi yang dunia ini penuh tipu daya, penipuan, dan kesalahpahaman.




