Selama ini, DADA dikenal memiliki pengalaman di pengembangan properti high rise dan strata title. Dengan ekspansi ke segmen hunian tapak melalui PKSI, portofolio bisnis DADA menjadi lebih lengkap dan berimbang, sekaligus membuka potensi arus kas yang lebih cepat dan berulang.
Direktur dan CEO PT Diamond Citra Propertindo Tbk, Bayu Setiawan, menyampaikan bahwa akuisisi ini merupakan bagian dari strategi jangka menengah pengendali dalam mengelola permodalan dan ekspansi bisnis secara terukur.
“Akuisisi ini dilakukan untuk memperkuat pengembangan rumah tapak di wilayah buffer city Jakarta, yang secara permintaan masih sangat potensial dan didominasi oleh kebutuhan end user,” ujar Bayu.
Baca juga: Tiang Monorel Rasuna Said Akhirnya Dibongkar Setelah 17 Tahun Terbengkalai
Bersama PKSI, KPII akan fokus mengembangkan perumahan tapak dengan konsep yang berbeda dari hunian konvensional. Setiap proyek dirancang tidak hanya sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai kawasan hunian yang memiliki nilai tambah, mulai dari tata kawasan yang terencana, desain rumah yang fungsional, harga yang affordabl, hingga fasilitas pendukung yang menunjang kenyamanan dan kualitas hidup penghuni.
Segmen rumah tapak di kawasan penyangga Jakarta dinilai masih menjadi motor utama pertumbuhan sektor residensial, seiring tingginya kebutuhan hunian end user serta dukungan kebijakan pemerintah terhadap sektor properti.
Pergerakan saham dari Rp50 ke Rp67 mencerminkan sinyal awal bahwa pasar mulai merespons langkah ekspansi berbasis fundamental. Dengan aksi korporasi yang jelas dan strategi bisnis yang terukur, DADA Tbk memasuki fase baru pengembangan usaha properti yang lebih terdiversifikasi dan berkelanjutan.






