URBANCITY.CO.ID – Danantara dorong Krakatau Steel bangkit untuk industri baja nasional. Dalam upaya membangun ekosistem industri baja yang kuat dan berdaya saing, PT Danantara Indonesia terus mendorong transformasi PT Krakatau Steel (Persero) Tbk.
Perusahaan baja raksasa yang berdiri sejak 1970 itu, yang pernah bergulat dengan tekanan global dan masalah struktural, kini menunjukkan tanda-tanda pemulihan berkat restrukturisasi intensif.
Dengan fondasi keuangan, operasional, dan tata kelola yang lebih solid, Krakatau Steel siap menjadi tulang punggung industrialisasi Indonesia. Sebagai bagian dari roadmap pertumbuhan industri nasional, Danantara melihat pembenahan Krakatau Steel sebagai langkah strategis.
COO Danantara, Dony Oskaria, menegaskan komitmen itu dalam wawancara eksklusif. “Kami ingin industri nasional ke depan bisa tumbuh dan berkembang dengan baik. Karena itu, sejumlah proyek strategis sedang kami jalankan, dan salah satunya adalah perbaikan terhadap Krakatau Steel,” ujar Dony.
Baca Juga: Danantara Hapus Area Abu-abu: Pisahkan Asuransi Umum dan Penjaminan Kredit
Ia menilai, kondisi Krakatau Steel saat ini telah berubah drastis. Menurutnya, Krakatau Steel hari ini sudah memasuki fase menuju sehat secara finansial.
“Danantara telah melakukan intervensi dan perbaikan terhadap kesehatan perusahaan, sehingga Krakatau Steel memiliki dasar yang lebih kuat untuk melangkah ke tahap pengembangan berikutnya,” lanjutnya.
Memasuki 2026, fokus transformasi beralih ke penguatan sektor hulu sebagai pilar hilirisasi. Salah satu inisiatif utama adalah ekspansi kapasitas produksi baja.




