Lomba Taman Ruas Batas Tol ini merupakan suatu inisiatif yang perlu untuk terus dilanjutkan dan sangat membantu Jasa Marga untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Antara lain dengan menyediakan landscape taman sebagai landmark yang tidak hanya mementingkan aspek estetika namun berkontribusi terhadap upaya pelestarian lingkungan.
“Saya harap Jasa Marga dapat menjadi percontohan jalan tol berkelanjutan dan dapat terus berinovasi dalam peningkatan kualitas jalan tol,” harap Karen.
Pemberian Apresiasi Khusus yang diberikan kepada Taman IC KM 3+600 Ruas Bali-Mandara dengan signage G20 didasarkan pada pengelolaan tanaman mangrove yang sangat bermanfaat untuk lingkungan.
Dalam merawat mangrove, diperlukan pemeliharaan yang optimal dan dana yang tidak sedikit untuk keberlanjutan kehidupan tanaman, yang sangat rentan dengan kondisi pasang surut laut.
Selain itu, penanaman mangrove dibawah sepanjang Jalan Tol Bali-Mandara tersebut memiliki fungsi ekologis yang menjadi nilai tambah dibandingkan taman ruas lainnya.
Karena dapat mengembalikan hutan mangrove yang memiliki fungsi menahan arus air laut serta mengembalikan satwa untuk hidup di sekitarnya.
Baca Juga: Jokowi Resmikan Dua Ruas Tol Trans Sumatera, Investasi Bakal Melesat
Sementara itu, untuk Taman KM 06 A Ruas Jagorawi terpilih menjadi juara berdasarkan konsep keseluruhan landscape telah mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor: 05/PRT/M/2012 Tentang Pedoman Penanaman Pohon pada Sistem Jaringan Jalan, dimana jalur tanaman terletak di samping drainase bahu luar jalan.






