Begitu pula dengan sesi khusus Hari Perempuan Internasional yang memboyong batik dan kudapan lokal ke pasar Inggris dan Hungaria.
Baca Juga: UMKM Pertamina Raih Rp1,9 Miliar di Hari Pertama INACRAFT 2026
“Business matching tematik mendorong partisipasi UMKM penyandang disabilitas dan perempuan pelaku usaha agar produk unggulannya dapat dikenal dan diterima di pasar internasional,” tutur Busan.
Manfaatnya dirasakan langsung oleh pelaku di daerah. Fifi, pemilik Billiton Spice asal Bangka Belitung, mengaku terbantu dalam memasarkan lada putih Muntok miliknya.
“Kegiatan business pitching dan business matching yang difasilitasi Kemendag merupakan forum yang bermanfaat bagi pelaku usaha daerah,” katanya.
Ke depan, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Fajarini Puntodewi, berencana memperkuat jejaring dengan melibatkan kedutaan besar dan konsulat jenderal RI di luar negeri. Targetnya jelas: pendampingan yang lebih intens.
Kemendag bahkan sudah mengantongi daftar 178 pameran internasional untuk tahun 2026 sebagai peta jalan bagi UMKM yang ingin naik kelas dari pasar lokal menuju global. (*)






