Indra menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah menjaga kualitas layanan operasional dengan standar keselamatan kerja yang ketat. Strategi ini diharapkan mampu menekan biaya logistik nasional, khususnya bagi industri di Kabupaten Mempawah dan sekitarnya.
“Kami berkomitmen menjadikan Terminal Kijing sebagai terminal yang efisien, andal, dan berdaya saing. Dengan peningkatan kinerja operasional serta optimalisasi aset, kami optimistis terminal ini dapat mendorong arus logistik yang lebih efisien, membuka peluang usaha baru, serta menciptakan dampak ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat Kalimantan Barat,” tambah Indra.
Baca Juga: Pelindo Petikemas Bantah Antrean Kapal 6 Hari di Tanjung Perak
Sinergi Ekosistem Pelindo Group
Kunjungan ini juga dihadiri oleh jajaran direksi dari berbagai subholding, mulai dari Pelindo Multi Terminal hingga PT DAM. Kehadiran para petinggi ini mencerminkan soliditas koordinasi antar-lini dalam ekosistem Pelindo untuk memperkuat daya saing pelabuhan di pasar internasional.
Ke depan, PTP Nonpetikemas Cabang Pontianak berencana memperluas kolaborasi dengan regulator dan pengguna jasa. Langkah ini diambil guna memastikan Terminal Kijing siap menghadapi tantangan logistik global sekaligus berkontribusi maksimal terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. (*)






