“Dengan langkah-langkah tersebut, ketersediaan BBM, LPG, dan gas selama Ramadan dan Idulfitri tetap aman dan mencukupi,” kata Simon.
Baca Juga: Bos Pertamina Turun Gunung, Sidak Kualitas BBM di SPBU Jakarta
Ia menambahkan bahwa fokus utama adalah mengamankan sektor transportasi, rumah tangga, dan industri yang konsumsinya diprediksi meroket.
Pelayanan Berbasis Kepercayaan
Selain aspek teknis, Pertamina juga menyiapkan berbagai layanan tambahan di jalur-jalur mudik utama untuk mendukung kenyamanan masyarakat.
Simon menekankan bahwa momen Lebaran adalah waktu di mana kehadiran negara melalui pelayanan energi sangat dibutuhkan oleh publik.
“Ramadan Idulfitri adalah momentum menumbuhkan kebersamaan dan rasa saling percaya. Semangat inilah yang harus kita hadirkan dalam pelayanan kita kepada masyarakat,” pungkas Simon.
Melalui Satgas RAFI 2026, Pertamina berkomitmen memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dan perjalanan mudik ke kampung halaman dengan tenang tanpa perlu khawatir akan kelangkaan bahan bakar maupun gas melon di pasaran. (*)






