Bagi 150-an siswa di SLB yang berdiri sejak 1981 ini, bantuan tersebut adalah instrumen krusial menuju kemandirian.
Peralatan tersebut diproyeksikan sebagai modal bagi para siswa tuna rungu, tuna netra, hingga down syndrome untuk menemukan potensi tersembunyi mereka agar kelak mampu berdikari di tengah masyarakat.
Baca Juga: PalmCo Perluas 44 Ribu Hektare Sawit Berkelanjutan di Riau, Garap Skema Organik
Ketua IKBI PalmCo, Lina Jatmiko, menyebut pertemuan ini sebagai pengalaman emosional. Sebagai seorang ibu, ia mengaku terenyuh melihat ketabahan para pengajar dan semangat para siswa.
“Sering kali kita datang dengan niat untuk memberi. Namun hari ini justru kami yang merasa menerima begitu banyak pelajaran dari anak-anak di sini, tentang keberanian dan ketulusan,” tuturnya.
Dukungan untuk Pendidikan Inklusif
Kepala SLB Negeri Sri Mujinab, Natta Riviana, mengapresiasi langkah PalmCo yang bersedia meninjau langsung kondisi sekolahnya.
Menurut Ana, sapaan akrabnya, kehadiran pimpinan puncak dari Jakarta memberikan suntikan moral luar biasa bagi para guru dan orang tua siswa.
“Kami merasa sangat terhormat karena Bapak Direktur Utama PalmCo dan Ibu Ketua IKBI berkenan hadir langsung menyerahkan bantuan ini,” kata Ana.
Baca Juga: Ekonomi Hijau: PTPN IV PalmCo Bangun 16 Pabrik CBG, Target Serap 1.600 Tenaga Kerja Baru
Langkah PTPN IV PalmCo ini menegaskan komitmen perusahaan perkebunan pelat merah tersebut dalam mendukung pendidikan inklusif di wilayah operasionalnya.
Dukungan berupa sarana olahraga dan alat pertukangan diharapkan dapat menjadikan SLB Sri Mujinab sebagai kawah candradimuka yang produktif bagi anak-anak istimewa di Bumi Lancang Kuning. (*)






