URBANCITY.CO.ID – Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Priandhi Satria, menegaskan komitmennya untuk mentransformasi Sirkuit Mandalika menjadi pusat pengembangan motorsport yang inklusif.
Melalui ajang bergengsi GT World Challenge Asia, MGPA tak hanya menyuguhkan adu kecepatan kelas dunia, tetapi juga membuka akses bagi penggemar untuk mengintip dapur pacu tim balap profesional.
Salah satu daya tarik utama yang ditawarkan adalah sesi pit walk, yang memberikan pengalaman menyeluruh bagi penonton untuk merasakan atmosfer di balik layar dunia balap.
Namun, fokus MGPA tidak berhenti pada level internasional. Kehadiran Mandalika Festival of Speed (MFoS) diposisikan sebagai pilar pendukung bagi talenta lokal.
Baca Juga: Mandalika Art Performance: Warna Baru Budaya di Kawasan Wisata Terintegrasi
GT World Challenge Asia bukan hanya menghadirkan ajang balapan kelas dunia, tetapi juga pengalaman yang menyeluruh bagi para penggemar. Melalui sesi pit walk, penonton dapat merasakan langsung suasana di balik layar dunia balap profesional.
“Kehadiran Mandalika Festival of Speed sebagai supporting race juga menjadi upaya kami untuk memberikan ruang bagi pembalap nasional sekaligus menciptakan event yang menghibur,” ujar Priandhi Satria dalam keterangannya, Sabtu, 28 Maret 2026.
Jembatan Menuju Pentas Global
Priandhi menjelaskan bahwa sinergi antara kompetisi skala global dan nasional ini bertujuan menciptakan jalur karier yang jelas bagi pembalap Indonesia.
Dengan adanya MFoS, para atlet motorsport dalam negeri memiliki panggung untuk mengasah kemampuan di sirkuit berstandar internasional, bersandingan dengan tim-tim dunia.




