Klarifikasi ini juga merujuk pada World Urbanization Prospects (WUP) dari PBB, yang mengelompokkan Jakarta berdasarkan dua kategori: Jakarta Fungsional (sekitar 42 juta jiwa) dan Jakarta Administratif (sekitar 11 juta jiwa). Estimasi tersebut diproyeksikan untuk 2025 sebagai gambaran dinamika urbanisasi kawasan megapolitan.
Baca juga: OJK Sambut Kedatangan Ratu Maxima untuk Memulai Agenda Kesehatan Finansial di Indonesia
Denny menutup penjelasannya dengan menegaskan kembali konteks angka tersebut. “Jakarta memang sangat sibuk, tetapi jumlah penduduk resminya adalah 11 juta jiwa sesuai data administrasi kependudukan,” tandasnya.






