Kebijakan ini bahkan diejek ekonom AS sendiri. Seorang profesor University of Michigan menyindir, ekonom Trump lebih baik pensiun karena membuat formula tarif tanpa dasar.
“Hampir semua sepakat perhitungan itu membingungkan dan tak jelas, tapi itulah yang dilakukan AS,” tandas Fadhil.
Dapatkan Informasi Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS






