Konsumsi Rumah Tangga Jadi Mesin Utama
Dari sisi pengeluaran, BPS mencatat Konsumsi Rumah Tangga masih menjadi tulang punggung dengan kontribusi 2,94 persen terhadap pertumbuhan. Lonjakan ini dipicu oleh tingginya mobilitas selama libur Nyepi dan Idul Fitri.
Kebijakan stimulus pemerintah seperti penyaluran Tunjangan Hari Raya (THR) atau gaji ke-14, diskon tiket transportasi, hingga pengendalian inflasi turut menjaga daya beli masyarakat. Di saat yang sama, suku bunga acuan BI Rate bertahan di level 4,75 persen.
Selain konsumsi rakyat, komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) tumbuh 5,96 persen berkat proyek prioritas nasional dan investasi swasta. Sementara itu, konsumsi pemerintah melesat hingga 21,81 persen, yang didorong oleh realisasi belanja pegawai dan belanja barang untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).




