URBANCITY.CO.ID – PT Elnusa Tbk (ELSA), bagian dari Subholding Upstream Pertamina, mencatatkan rapor hijau pada kinerja operasional sepanjang tahun 2025.
Melalui tema besar 2026 “Rediscover Technology and Innovation Edge”, perusahaan emiten jasa energi ini berhasil mengintegrasikan teknologi mutakhir untuk memacu produksi migas nasional di tengah dinamika industri yang menantang.
Sepanjang tahun lalu, Elnusa sukses menyelesaikan survei seismik darat seluas 596,6 km² serta pengeboran 9 sumur menggunakan Modular Rig di wilayah Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS).
Perusahaan juga memperkuat lini well services dengan melakukan uji produksi pada 16.130 sumur dan mengoperasikan Hydraulic Workover Unit (HWU) di 160 sumur untuk menjaga stabilitas produksi.
Baca Juga: Saham Elnusa Tembus Rekor Tertinggi, Didorong Kinerja Solid dan Strategi 2026
Direktur Utama Elnusa, Litta Ariesca, menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan buah dari keseimbangan antara volume pekerjaan dan kualitas eksekusi di lapangan.
“Sebagai bagian dari Subholding Upstream Pertamina, Elnusa memiliki tanggung jawab strategis untuk memastikan setiap layanan mampu mendukung peningkatan produksi secara optimal. Kami tidak hanya berfokus pada volume pekerjaan, tetapi juga pada keandalan operasi, efisiensi biaya, dan keselamatan kerja,” ujar Litta.
Akselerasi Proyek dan Keandalan Aset
Selain volume pekerjaan yang masif, Elnusa menunjukkan tajinya dalam manajemen proyek. Proyek Engineering Blanket di PHE Jambi Merang berhasil dirampungkan lima bulan lebih cepat dari jadwal. Begitu pula dengan Proyek EPC Booster Pump yang tuntas empat bulan lebih awal dari target semula.




