Di sisi keandalan aset, Elnusa melaksanakan inline inspection pada 8 jalur pipa di wilayah Pertamina Hulu Mahakam (PHM). Langkah ini krusial untuk memastikan integritas fasilitas produksi dan meminimalkan risiko kecelakaan kerja di wilayah hulu.
Litta menambahkan bahwa pengembangan teknologi menjadi kunci menjawab tantangan lapangan. “Pengembangan dan pemanfaatan teknologi ini merupakan bagian dari upaya Elnusa dalam menjawab kebutuhan lapangan yang dinamis, sekaligus mendukung strategi peningkatan produksi Pertamina Group,” ungkapnya.
Baca Juga: Elnusa Gandeng FPT Software untuk Percepat Transformasi Digital Industri Migas
Inovasi Teknologi untuk Target 1 Juta Barel
Elnusa kini tengah mengandalkan sejumlah inovasi teknologi untuk mendongkrak produktivitas sumur. Di antaranya adalah implementasi Casing While Drilling untuk efisiensi pengeboran, Chronoflux Technology untuk stimulasi kimia, serta Dual Velocity String guna optimalisasi produksi minyak dan gas.
Melalui layanan terintegrasi mulai dari survei seismik hingga production enhancement, Elnusa berkomitmen mendukung target ambisius pemerintah untuk mencapai produksi migas 1 juta barel minyak per hari (BOPD). Penguatan kapabilitas ini diharapkan mampu memperkokoh ketahanan energi nasional di masa depan. (*)






